REKOMENDASI KERAMAIAN DAN PERJAMUAN

PERSYARATAN

KERAMAIAN :

  1. Surat permohonan izin keramaian
  2. Proposal Kegiatan
  3. Identitas penyelenggara/penanggungjawab
  4. Izin tempat berlangsungnya kegiatan
  5. Surat Keterangan dari Kelurahan setempat
  6. Fotocopy KTP orang yang mempunyai acara/pihak yang bertanggung jawab 1 (satu) lembar
  7. Fotocopy KK pihak yang bertanggung jawab atas acara tersebut 1 (satu) lembar

PERJAMUAN :

  1. Surat Keterangan dari Kelurahan setempat
  2. Fotocopy KTP yang punya hajat sebanyak 1 (satu) lembar

PROSEDUR

  1. Pemohon membawa/melengkapi berkas
  2. Penyerahan / Pengajuan Berkas Persyaratan Kepada Seksi Trantib
  3. Permohonan yang telah memenuhi ketentuan akan dibuatkan Surat Rekomendasi Kegiatan tersebut
  4. Berkas permohonan di ajukan ke Camat untuk di tandatangani
  5. Surat Rekomendasi diberikan kepada pemohon

BIAYA : Tidak dikenakan biaya retribusi

PPAT

PERSYARATAN

HIBAH :
1. Fotocopy identitas/KTP Pemberi Hibah dan Penerima Hibah, serta surat kuasa apabila dikuasakan Fotocopy KK pemberi dan penerima Hibah
2. Formulir permohonan yang diisi dan ditandatangani pemohon atau kuasanya, diatas materai cukupSertipikat asli tanah yang dihibahkan Akta Hibah beserta pengantar dari Kecamatan.
3. Fotocopy SPPT PBB tahun berjalan yang telah dicocokan dengan aslinya oleh petugas loket;
4. Bukti SSB (BPHTB) dan bukti SSP/PPH untuk perolehan tanah lebih dari Rp. 60 Juta
5. Surat Pernyataan tidak dalam sengketaSurat Penguasaan Fisik yang ditanda tangani pemberi hibah dan di legalisasi Camat
6. Izin pemindahan hak, apabila dalam sertifikat dicantumkan tanda yang menyatakan bahwa hak tersebut hanya boleh dipindah tangankan jika telah diperoleh ijin dari instansi yang berwenang
TURUN WARIS :
1. Fotocopy identitas KTP kuasa
2. Fotocopy surat kematian
3. Surat keterangan waris Fotocopy KTP + KK ahli waris
4. Fotocopy saksi
5. PBBSSPD/BPHTB Pernyataan fisik Pernyataan BPHTB
6. Surat kuasaPermohonan (lampiran 13)  
JUAL – BELI :
1. Identitas Penjual dan Pembeli, KTP dan KK
2. NPWP Penjual dan Pembeli
3. Bukti validasi pembayaran BPHTB dari pembeli
4. Bukti validasi pembayaran SSP dari penjual
5. Lampiran 13
6. Lembar sidik jari dari penjual dan pembeli serta saksi
7. Surat pengantar pengurusan ke BPN Jual -BeliSertifikat
8. Asli Surat kuasa Jual – Beli
9. Surat pernyataan BPHTB apabila kurang bayar
10. Surat Pernyataan penguasaan fisik atas tanahSertifikat asli
PECAH BIDANG :
1. Sertifikat asli
2. Fotocopy KTP atas nama sertifikat
3. KTP kuasa
4. Surat Kuasa
5. Surat Pengantar
6. Surat lampiran 13
7. Sketsa tanah
8. Lokasi tanah
9. Tanda batas tanah
10. Pernyataan fisik
11. PBB  
ROYA :
1. Surat permohonan atau Lampiran 13 (tersedia di kantor BPN);
2. Dokumen sertifikat tanah asli;
3. Dokumen sertifikat hak tanggungan asli;
4. 1 (satu) lembar fotokopi kartu identitas (KTP);
5. Surat permohonan roya dari bank atau kreditur, yang diberikan saat pelunasan cicilan;Serta surat perubahan nama, jika ada pergantian nama institusi kreditur.

PENGUKURAN :
a.Sertifikat asli
b. PBB
c. Pernyataan fisik
d. Tanda batas
e. Lokasi tanah
f. Sketsa tanah
g. Fotocopy KTP atas nama sertifikat
h. Fotocopy KTP kuasa
i. Surat kuasa
j. Lampiran 13
k. Surat pengantar  
CEK ONLINE :
1. Sertifikat asli KTP
2. scan Formulir 13
3. Beda nama scan Surat kuasa
PEMBUATAN BERKAS : Mengikuti persyaratan setiap proses.

PROSEDUR

1. Pemohon membawa/melengkapi berkas
2. Penyerahan / Pengajuan Berkas Persyaratan Kepada Seksi Yanum/ Seksi Pemerintahan 3. Permohonan yang telah memenuhi ketentuan akan diterima oleh pegawai kecamatan 4. Berkas permohonan di ajukan ke Camat untuk selanjutnya dibuatkan berkas tergantung dengan pelayanan yang dikerjakan
5. Berkas diselesaikan dan dapat dilakukan proses pengerjaan yang dilakukan dengan instansi yang bersangkutan

BIAYA : Dikenakan biaya Rp. 50.000,- biaya tersebut dipergunakan untuk proses pendaftaran pada instansi terkait.

DISPENSASI NIKAH

PERSYARATAN

  1. Surat Permohonan Dispensasi Nikah
  2. Foto copy KTP
  3. Foto copy KK

PROSEDUR

  1. Pemohon membawa berkas permohonan Dispensasi Nikah Registrasi berkas masuk dan pembuatan dipensasi nikah
  2. Verifikasi berkas oleh kasi Kesos
  3. Surat oleh staf disediakan ke Camat untuk ditandatangani
  4. Surat di stempel kemudian diserahkan ke pemohon

BIAYA : Tidak dikenakan biaya retribusi

DISPENSASI IMB

PERSYARATAN DISPENSASI IMB

  1. Blangko Permohonan dan Blangko yang telah ditanda tangani Kepala Desa
  2. Foto copy KTP
  3. Foto copy KK

PROSEDUR DISPENSASI IMB

  1. Permohonan membawa berkas IMB Registrasi berkas masuk
  2. Verifikasi berkas permohonan IMB
  3. Permohonan yang telah memenuhi ketentuan diserahkan ke Sekcam untuk diparaf
  4. Surat oleh staf disediakan ke Camat untuk ditandatangani
  5. Surat di stempel kemudian diserahkan ke pemohon

BIAYA : Tidak dikenakan biaya retribusi

SKCK

PERSYARATAN

  1. Surat pengantar Desa /kelurahan
  2. Foto copy KTP
  3. Pas Foto bewarna 3×4 sebanyak 1 lembar

PROSEDUR

  1. Pemohon membawa/melengkapi berkas
  2. Registrasi berkas masuk
  3. Verifikasi berkas
  4. Permohonan yang telah memenuhi ketentuan duserahkan ke petugas registrasi
  5. Surat diserahkan kepala sekcam untuk di paraf dan ditandangani oleh camat
  6. Surat di stempel kemudian diserahkan ke pemohon

BIAYA :  Tidak dikenakan biaya retribusi

IUMK/SIUP

PERSYARATAN IUMK

a.     Fotocopy KTP, KK Pemohon

b.     Photo Berwarna 4×6 2(dua)lembar

c.     Berkas atau Dokumen pengantar dari Desa/Kelurahan

d.     Materai

PERSYARATAN SIUP

a.    Foto Copy KTP, KK

b.   NPWP

c.    Berkas Surat Pengantar dari Desa/kelurahan

d.   Materai

PROSEDUR

a.  Pemohon/pelanggan mengutarakan maksud dan tujuan jenis pelayanan yang dibutuhkan kepada petugas informasi;

b.  Berkas persyaratan baru dapat diterima apabila sudah lengkap dan memenuhi persyaratan berdasarkan ketentuan

c.  Berkas persyaratan yang belum lengkap, oleh petugas dikembalikan kepada pemohon sambil menjelaskan kekurangannya

d.  Berkas persyaratan yang sudah lengkap oleh petugas langsung diproses pembutan Izin Usaha Mikro dan Kecil atau SIUP

BIAYA :  Tidak dikenakan biaya retribusi

LEGALISASI

PERSYARATAN LEGALISASI SURAT-SURAT

 Foto copy Surat yang akan dilegalisir dengan memperlihatkan aslinya;

PROSEDUR

a.     Pemohon/pelanggan mengutarakan maksud dan tujuan jenis pelayanan yang dibutuhkan kepada petugas informasi;

b.     Berkas persyaratan baru dapat diterima apabila sudah lengkap dan memenuhi persyaratan berdasarkan ketentuan

c.     Berkas persyaratan yang belum lengkap, oleh petugas dikembalikan kepada pemohon sambil menjelaskan kekurangan

d.     Berkas persyaratan yang sudah lengkap oleh petugas langsung diproses legalisasi

e.     Setelah produk selesai dilegalisasi, petugas loket menyerahkan kembali kepada pemohon

BIAYA :  Tidak dikenakan biaya retribusi

KK/ KTP

PERSYARATAN

  1. Bagi Penduduk yang belum terekam data keluarga dan data anggota keluarga ke dalam Pusat Bank Data Kependudukan Nasional. menyerahkan:
    1. Surat pengantar dari RT/ RW;
    2. Blanko/ Formulir permohonan kartu keluarga (F-1.06);
    3. KK yang lama (sebelum SIAK diimplementasikan);
    4. Foto copy akta perkawinan/ surat nikah/ akta perceraian;
    5. Foto copy akta kelahiran seluruh anggota keluarga yang akan masuk dalam KK;
    6. Fotocopy surat kelahiran dari Desa/Kelurahan bagi anggota keluarga yang baru lahir;
    7. Foto copy akta pengangkatan anak;
    8. Foto copy Surat Keterangan Ganti Nama bila telah ganti nama;
    9. Bagi pemohon yang mengalami hambatan mental dan fisik tubuh, pengisian biodata menggunakan formulir F1.04.
  2. Bagi penduduk yang sudah memiliki NIK (membentuk rumah tangga baru, pindah tempat tinggal, KK hilang/rusak).
    1. Surat pengantar RT/RW
    2. Bagi penduduk yang membentuk rumah tangga baru melampirkan;                                                                 a. Foto copy KK yang lama.                                                                                                                                   b. Foto copy akta perkawinan/surat nikah/akta perceraian;                                                                                 c. Foto copy KTP Kepala keluarga dan anggotanya.

Bagi penduduk yang pindah tempat tinggal;

  1. KK yang lama.
  2. Surat keterangan pindah dari daerah asal.

Bagi penduduk yang KK hilang/rusak:

  1. Surat keterangan kehilangan dari Kepolisian, atau
  2. KK yang rusak
  3. Foto copy KTP dari salah satu anggota keluarga, atau
  4. Dokumen keimigrasian bagi orang asing.

Bagi Orang Asing Tinggal Tetap

    1. Formulir biodata penduduk untuk orang asing (F-1.02) yang telah diisi dengan baik dan benar, bagi yang belum pernah didaftarkan biodatanya;
    2. Dokumen imigrasi;
    3. Surat keterangan tempat tinggal (SKTT);
    4. Surat keterangan lapor dini (SKLD);
    5. Surat ijin kerja;
    6. Surat ijin tinggal tetap;
    7. Surat keterangan pindah datang (SKPD) orang asing tinggal tetap bagi penduduk yang pindah datang;

Penerbitan KK karena penambahan anggota keluarga baru bagi penduduk WNI;

    1. Formulir permohonan kartu keluarga (F-1.06)
    2. Pengantar dari RT/RW
    3. Foto copy KK yang lama dari pemohon
    4. KK yang lama dari keluarga yang akan diikuti
    5. Surat keterangan pindah datang bagi penduduk yang pindah dalam wilayah NKRI;atau
    6. Surat keterangan datang dari Luar Negeri bagi warga Negara Indonesia yang datang dari luar negeri karena pindah;

Penerbitan KK karena penambahan anggota keluarga baru bagi penduduk WNA;

    1. Formulir permohonan kartu keluarga (F-1.06)
    2. Formulir biodata penduduk untuk orang asing (F-1.02)
    3. Pengantar dari RT/RW
    4. KK yang lama dari pemohon
    5. KK yang lama dari keluarga yang diikuti
    6. Paspor
    7. Izin tinggal tetap
    8. Surat keterangan catatan kepolisian

Penerbitan KK karena pengurangan anggota keluarga :

    1. Pengantar dari RT/RW
    2. KK yang lama
    3. Surat keterangan kematian; atau
    4. Surat keterengan pindah/surat keterangan pindah datang bagi penduduk yang pindah dalam wilayah NKRI;

PROSEDUR

  1. Pemohon datang ke Kantor Kelurahan setempat dengan membawa surat pengantar RT/RW dan berkas persyaratan yang telah ditentukan beserta dokumen aslinya;
  2. Petugas Kelurahan mengecek berkas yang bersangkutan dan memberikan blanko/ data isian KK serta memberikan informasi tentang persyaratan masa berlaku dan mekanisme pengisian blanko;
  3. Pemohon mengisi blanko/ data isian KK yang telah disediakan di Kelurahan masing-masing sesuai dengan wilayah tempat tinggalnya;
  4. Formulir yang sudah di isi diserahkan ke Kelurahan;
  5. Petugas Seksi Pemerintahan pada Kelurahan memeriksa dan meneliti blanko/ data isian KK dan meregister dalam buku Harian Peristiwa Kependudukan serta mengajukan kepada Lurah/Kepala Desa untuk ditandatangani;
  6. Apabila berkas belum lengkap maka petugas mengembalikan kepada pemohon untuk dilengkapi;
  7. Setelah berkas ditandatangani Lurah/Kepala Desa, Petugas Seksi Pemerintahan pada Kelurahan mencatat dalam Buku Induk Penduduk dan menyerahkan kembali kepada pemohon beserta dokumen aslinya;
  8. Pemohon mendatangi loket pelayanan KK dan KTP yang ada di Kantor Kecamatan dengan membawa berkas lengkap beserta dokumen asli;
  9. Petugas Pelayanan KK dan KTP yang ada di Kecamatan menerima dan memverifikasi berkas serta mencatat data pemohon dalam Buku Permohonan KK.
  10. Petugas Pelayanan KK dan KTP meregister berkas permohanan dan menerbitkan tanda terima pendaftaran;
  11. berkas permohonan yang telah diregister dan berkas lainnya diteruskan ke Operator komputer;
  12. Operator komputer menerima dan mengecek biodata penduduk pada berkas permohonan dengan mensinkronisasi biodata yang diterima ke dalam Aplikasi SIAK, data yang tidak valid dikembalikan kepada petugas loket;
  13. Operator Komputer mencetak KK sesuai data yang valid pada blangko asli rangkap 5 (lima), serta mencatat nomor serial blanko yang telah diterbitkan;
  14. Operator Komputer menyerahkan Cetakan KK ke petugas Verifikasi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil;
  15. KK diserahakan ke bidang Pendaftaran penduduk untuk diteliti dan diparaf Kepala Bidang Pendaftaran Penduduk untuk kemudian diteruskan ke kepala Dinas untuk ditandatangani dan distempel basah selanjutnya diserahkan kembali kepada staf bidang pendaftaran penduduk untuk diteruskan ke bagian loket pengambilan ;
  16. Pemohon pada batas waktu proses yang telah ditentukan mendatangi loket Pelayanan KK dan KTP di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil;

BIAYA : Pembuatan Kartu Keluarga tidak dikenakan biaya retribusi